Aplikasi ITEL Berikan Pelatihan Pekerja Pariwisata Yang Terdampak Covid-19

  • -

Aplikasi ITEL Berikan Pelatihan Pekerja Pariwisata Yang Terdampak Covid-19

Category : Berita Kami


Asosiasi-asosiasi yang bergerak di sek-tor pariwisata berkolaborasi meluncurkan aplikasi gratis yang dinamakan Indone-sia Tourism E.Learning (ITEL). Asosiasi tersebut terdiri dari Masyarakat Sadar Wisata (MASATA), Industri Pariwisata Indonesia seperti GIPI (Gabungan Industri Pariwisata Indonesia), Astindo (Asosiasi Travel Agent Indonesia), IHGMA (Indo-nesia Hotel General Manager Indonesia), Asperapi (Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia) , ITLA ( Indonesian Tour Leader Association), PUWSI (Perkumpulan Usaha Wisata Selam Indonesia) dan menyusul asosiasi lain.

Aplikasi yang digagas oleh MASATA itu, merupakan aplikasi untuk menimba ilmu bagi pekerja pariwisata. Dengan aplikasi tersebut, para pekerja pariwisata dapat mengikuti sistem kursus online gratis yang nantinya dapat meningkatkan sektor pariwisata di Indonesia. Kendati dilakukan secara daring, namun para peserta tetap meraih sertiḀkat resmi dan sudah diakui.

Kursus Online, Ruang Kelas, Perpus-takaan, Berita Pariwisata, Latihan Soal, dan Ujian, merupakan beberapa Ḁtur yang ter-dapat dalam aplikasi ini. Fitur-Ḁtur tersebut memberikan kemudahan bagi para peserta untuk memperdalam ilmu pariwisata. Fitur “Ruang Kelas” misalnya, yang memudah-kan peserta mendapat jadwal yang akan diajar oleh mentor secara online. Kegiatan belajar mengajar itu, dapat diputar ulang pada kelas-kelas berikutnya.

Fitur lain adalah Latihan Soal dengan sistem ‘Download and Go”, hanya digunakan oleh peserta sebagai latihan. Fitur Ujian streaming yang dipakai hanya saat ada ujian saja dengan waktu sangat flexible.

Ketua Umum MASATA Panca Sarungu mengatakan, aplikasi ini merupakan komit-men MASATA untuk menyelamatkan sektor pariwisata termasuk para pekerja yang ikut terhantam pandemi Covid-19. Aplikasi ini dapat meningkatkan ilmu pariwisata yang nantinya dapat diimplementasikan ketika kondisi sudah normal. Selain itu, aplikasi ini juga dapat dijadikan aktivitas untuk mengisi waktu para pekerja pariwisata, utamanya mereka-mereka yang terkena dampak pandemi ini.

Panca menjelaskan, ada 10.000 pekerja pariwisata yang ditargetkan ITEL untuk menjadi peserta kursus online dalam 3 bulan kedepan. Sasaran para pekerja pa-riwisatanya adalah para pekerja yang terke-na PHK atau unpaid leave akibat dampak dari COVID-19. Para peserta nantinya akan dilatih kemampuan “Upskiling” berbasis kompentensi untuk karyawan yang terkena dampak dalam bidang Pariwisata dan ekonomi kreatif.

“COVID-19 membuat beberapa karyawan dari Industri lain harus mencari alternatif dalam era normal baru “Lewat aplikasi ini, kita juga memikirkan bagaimana caranya membantu orang-orang di industri lain untuk belajar pariwisata. Kesempatan mengajak mereka mau beralih ke industri ini yang selalu digadang2 jadi penghasil devisa no 2 setelah energi, untuk menam-bah jumlah SDM terlatih yang ada saat ini,” kata Panca dalam siaran pers, Selasa (5/5/2020).

Kehadiran ITEL ini juga sebagai bentuk dukungam asosiasi pariwisata kepada Pemerintah dalam mencetak SDM handal, seperti yang pernah dilontarkan Presiden Jokowi. “Goals kita adalah setelah pandemi ini berakhir, Indonesia memiliki sumber daya nomor 1 di ASEAN untuk industri pariwisata, ibarat direset harusnya kita memanfaatkan masa seperti ini untuk bisa mengasah kemampuan sehingga setelah new normal posisi kita bisa lebih baik dari Malaysia dan Thailand bahkan Singapura,” ujar Panca.

Tetty DS Ariyanto Ketua Umum ITLA (Indonesia Tour Leader Association) yang menaungi hampir 1500 tour leaders seluruh Indonesia mengapresiasi diluncurkan ap-likasi ITEL ini. Menurutnya, sudah menjadi kewajiban bagi Tour Leader untuk memper-tajam ilmu kepariwisataannya dan aplikasi ini dapat mewujudkan hal itu.

“Sangat penting bagi seorang Tour Leader memiliki kompetensi, baik dasar maupun tambahan, dimana kompetensi yang dibutuhkan adalah yang berkuali-tas dan bernilai” Lanjut Tetty “Pandemi Covid – 19, #stay home, disikapi oleh para Tour Leader Profesional untuk melaku-kan perenungan sekaligus memperkaya diri melalui Peer To Peer Sharing dengan bertumpu pada pemanfaatan teknologi,” ungkap Tetty.

Materi Dari : https://www.travelclub.co.id/aplikasi-itel-berikan-pelatihan-pekerja-pariwisata-yang-terdampak-covid-19/